Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Khu Lung / Gu Long’ Category

Wu Lin Ba Zhu

Karya: Khu Lung 

Disadur: Gan KL

Pendekar Satu Jurus

Kehidupan yang dialami Hui Giok hanya penderitaan, ayah ibunya dibunuh orang, sekarang hanya menumpang hidup dirumah orang, ditempat itu juga ia selalu direndahkan orang sampai suatu ketika ia kemudian kabur karena tidak tahan dihina, dalam pengembaraanya pun selalu dianiaya orang sampai  bisu dan tuli.

Tapi namanya kehidupan seperti roda yang berputar ada saatnya dibawah pasti berputar keatas, habis gelap terbitlah terang. Suatu ketika tanpa disengaja dikarenakan sebuah lukisan ia akhirnya di daulat sebagai bengcu kaum lioklim daerah selatan, mendapatkan kitab Hay Thian Pit Kip (kitab pusaka langit selatan), dan karena keluhuran budinya pulalah bisa melumerkan hati  tokoh-tokoh  sakti bahkan yang jahat sekalipun.

Read Full Post »

NERAKA HITAM 

(lanj. rahasia hiolo kumala)

 Karya: Khu Lung   /  Disadur: Tjan ID

  rahasia-hiolo-kumala

  misteri-neraka-hitam

Cerita ini merupakan lanjutan dari “Tiga Maha Besar” yang mana Hoa Thian Hong sudah menjadi Pendekar besar, ilmu silatnya tinggi dan tiada tandingannya di kolong langit, orang persilatan menyebutnya dengan julukan Thian Cu Kiam (pedang raja langit).  Untuk mengetahui sepak terjang Hoa Thian Hong silahkan membaca “Bara Maharani & Tiga Maha Besar”.

Setelah hamper 20 tahun dunia persilatan mengalami masa tenang, suatu kejadian terjadi di keluarga Suma, suami istri Suma Tiang Cing yang dikenal sebagai Pendekar bernyawa Sembilan yang merupakan kerabat dekat pendekar Hoa tiba-tiba dibunuh dengan meninggalkan jejak sebuah Hiolo Kumala. Demi menyelidiki peristiwa tersebut diutuslah putera kedua dari Thian Cu Kiam yang bernama Hoa In Liong.

Dari semua anggota keluarga Hoa, hanya Hoa In Liong lah yang terkenal binal, suka berdusta, pintar dalam menyesuaikan keadaan, tidak mau terkekang dengan peraturan keluarganya yang ketat dan satu lagi sifatnya yaitu suka dengan namanya wanita cantik ?….   Inilah yang menjadi alas an mengapa ia yang diutus oleh Bun Tay Kun neneknya yang merupakan pemimpin dari keluarga Hoa.

Berkat kecerdikannya ia berhasil menemukan adanya 3 kekuatan besar yang bergabung untuk menghancurkan keluarga Hoa, yaitu Kui Im Kau, Seng Sut Pay dan Hian Beng Kau . Dalam perjalananya ia beruntung ditolong oleh keluarga keturunan Bu Seng (rasul silat) yang sudah berates tahun mengasingkan diri dari dunia persilatan dan membantunya dalam menghancurkan rencana musuh-musuh keluarganya.

Kaucu (ketua agama) Kui Im Kau yang bernama Bwee Soat Hong merupakan salah satu korban dari sifatnya yang agak play boy… belum lagi dengan wanita lainnya…..

Read Full Post »

Karya: Khu Lung

Disadur: Gan KH

.

Dunia Persilatan tiba-tiba digegerkan dengan bunyi lonceng yang berasal dari puncak Kiu-ting-san yang kokoh berdiri di perbatasan Sucwan, yang diiringi dengan munculnya 3 buah lentera yang berwarna putih, merah dan kuning. Yang mengejutkan ialah adanya batok kepala manusia yang terpantek didindin kiu-ting-san yang sangat tinggi. Ternyata setelah diperhatikan adanya nama yang tertulis rapi yang adalah tokoh-tokoh persilatan top masa itu….

Maka nama puncak misterius, lampu iblis dan maklumat kematian menjadi topik pembicaraan kaum persilatan yang tersiar semakin luas ke seluruh pelosok dunia. Ketiga nama itu sendiri sekaligus menjadikan lambang kematian bagi jago-jago kosen persilatan

Jago-jago kosen dari Lima Partai (Pay) Besar, tiga Agama (Kau), dan satu Perkumpulan (Hwee) dikerahkan untuk menyelidiki persoalan tersebut.

Ling Ji Ping yang dikenal dalam dunia persilatan dengan julukan Cui Hun Tiap (undangan pengejar sukma)  dalam penyelidikannya terhadap puncak Kiu-ting-san, tanpa sengaja  melihat pertikaian antara  Lam Jan, Pak Koat dan It Ci Sin Mo,  tiga gembong iblis yang sudah menghilang sejak puluhan tahun yang lalu dalam memperebutkan sebuah benda pusaka.

Dikarenakan ia menerima pusaka Giok Liong Soh yang merupakan kunci untuk mendapatkan pusaka Thian-tiok-sam-po, ia harus berurusan dengan tokoh-toko sakti dari 3 Kau, satu Hwee, anak buah Puncak Iblis, bahkan Bu Lim Si Tok (4 datuk racun dunia persilatan), bahkan tokoh-tokoh yang sudah puluhan tahun menghilang pun bermunculan kembali.

Ling Ji Ping yang sangat ditakuti dan sebelumnya tak pernah terkalahkan itu pun harus berkali-kali hampir menemui ajal, yang membuatnya sadar bahwa ilmunya masih ketinggalan jauh.

Hal yang tak terduga muncul diakhir cerita ini, ternyata perbuatan keji yang dilakukan majikan penghuni Puncak Iblis ini untuk menghadapi seorang gembong iblis masa lalu Bu Tek Kui Bo dan antek-anteknya.

Read Full Post »

English : Swordman Journey

Judul Asli: Wu Qing Bi Jian

Karya : Khu Lung / Disadur : Gan KL
 

Apa jadinya jikalau sebuah Kitab yang berisikan gambar-gambar porno/cabul ternyata adalah kitab So-kut-siau-hun-thian-hud-pit-kip (Kitab pusaka Buddha pengunci tulang dan penggetar sukma) yang berisikan sebuah ilmu sakti. Kitab yang isinya hanya sebuah buku yang isinya bergambar wanita telanjang ini ternyata bisa membuat setiap orang tak terkecuali yang melihatnya bisa terangsang sampai sampai kehilangan kendali.

Ketika tersekap orang disebuah gua yang gelap tanpa disengaja Tian Pek bisa memecahkan rahasia kitab So-kut-siau-hun-thian-hud-pit-kip ini yang akan menjadi modalnya dalam menuntut balas atas kematian ayahnya.

Ayahnya yang adalah pentolan dari Kanglam-jit-hiap (7 pendekar dari Kang lam) dikeroyok 5 orang saudara angkatnya gara-gara persoalan harta karun yang mereka dapatkan. Ke empat saudara angkatnya kini sudah terkenal sebagai 4 keluarga besar dunia persilatan yang memiliki jago-jago sakti.

Sebuah dilemma besar terjadi tatkala anak-anak gadis musuh besarnya itu mencintai jagoan kita ini yang kalau boleh dibilang sedikit bangoran. Konflik terjadi antara sesama wanita ini cantik ini yang saling cemburu membuat Tian Pek sakit kepala juga, belum lagi dengan kemunculan jago-jago yang datang dari Lam Hay yang sudah mengobrak abrik Bu Lim….

Bagaimana kelanjutan dari lima wanita cantik ini apakah mereka bisa mendapatkan cinta Tian Pek dan dapat hidup berdampingan ?…. Belum lagi wanita yang memimpin jago-jago dari Lam Hay yang bernama Lam-hay-liong li yang naga-naganya menyukai juga sang jagoan kita ini…..Buku yang ada saat ini berupa ebook.

Read Full Post »

Karya:  Khu Lung

Penyadur: ???


Disebuah tempat yang berpemandangan sangat indah dibukit Eng tong coa, berdiri belasan orang kakek bertubuh kekar. Mereka semua adalah ketua dari perguruan kenamaan serta mempunyai nama besar dalam dunia persilatan, tapi saat itu semuanya berdiri tenang disitu sambil melelehkan air mata bercampur darah.

Apakah kawanan jago lihai ini telah mengalami suatu tragedy yang memedihkan hati?

Mengapa mereka mengucurkan air mata bercampur darah…..?

Tidak! Mereka bukan sedang menangis, tapi nyawa mereka telah melayang meninggalkan raganya. Tempat yang mematikan persis diatas mata, diantara cucuran darah tampak dua butir kedele menancap dalam dalam disana.

Hanya saja mayat-mayat itu tidak roboh ketanah seolah-olah mereka tak rela untuk mati, sukma mereka seolah-olah tak mau buyar.  Sekalipun pemandangan yang aneh, keji dan misterius ini Belum bisa dibilang sebagai suatu pemandangan luar biasa, paling tidak belum pernah terjadi sebelum ini….

Peristiwa aneh ini baru diketahui orang sebulan kemudian, dunia persilatan segera dibuat gempar.   Tak seorangpun tahu mengapa tokoh-tokoh silat yang berdiam tersebar disegala penjuru dunia persilatan ini bisa berkumpul semua disitu? Tentu saja tiada yang mengetahui siapa  pembunuhnya.

Yang membuat orang lebih keheranan adalah tidak ditemukannya tanda-tanda perlawanan dari kawanan tokoh sakti yang berilmu silat tinggi ini, ataukah mereka rela dirinya dibantai orang? Berita pembunuhan ini tersebar diseluruh negeri dalam waktu singkat, menyusul kemudian peristiwa pembunuhan dengan senjata kedelepun berlangsung disetiap wilayah.

Nyawa demi nyawa melayang meninggalkan raga. Perasaan ngeri dan ciut makin pula mencekam perasaan tiap umat persilatan. Maka para jago dari golongan putih dan hitam pun bersama-sama menyebar kartu undangan Bu lim tiap untuk mengundang segenap umat persilatan agar merundingkan persoalan ini, serta menyelidiki siapakah pembunuh keji itu.

Oleh karena tak ada yang tahu identitas pembunuhnya sedang pembunuh tersebut gemar membunuh orang dengan memakai kacang kedele, maka orangpun menyebutnya dengan “Kedele Maut”.

DOWNLOAD  E-book

Read Full Post »

HARKAT PENDEKAR

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KH


Darah Ksatria merupakan karya Gu Long. Gan K. H. menerjemahkan cerita silat ini dengan judul Harkat Pendekar.

Menurut penilaian orang, dalam tiga ratus tahun ini, orang yang paling beruntung di dunia Kang-ouw adalah putera sulung keluarga Toan di Kim-tan, Toan Giok. Di Kim-tan, keluarga Toan adalah keluarga ternama. Di dunia Kang-ouw, keluarga Toan juga merupakan keluarga persilatan yang termasyur.

Walaupun ilmu golok yang diwariskan turun-temurun dalam keluarga itu bersifat lembut dan serasi, tanpa menggunakan racun atau cara-cara licik lainnya, tapi ilmu tenaga dalam mereka amat murni dan mendalam. Juga luar biasa. Dan karena itu, persis seperti sifat Toan Giok sendiri, ilmu golok mereka tidak membangkitkan perasaan takut di hati orang lain, tapi menimbulkan perasaan hormat.

Senjata warisan keluarga itu, Bik-giok-to (Golok Kemala), juga termasuk senjata pusaka. Golok itu mempunyai riwayat yang hebat dalam sejarah persilatan. Tapi kisah yang akan kita ceritakan ini tentu saja bukan mengenai Bik-giok-to.

Di dunia Kang-ouw, juga ada sebuah mustika yang disebut Bik-giok-je (Tusuk Konde Kemala). Bila Bik-giok-to membawa pemiliknya kepada nasib baik dan kemakmuran, Bik-giok-je ini justru membawa kemalangan dan bencana.

Menurut cerita, siapa pun yang memiliki Bik-giok-je ini, suatu bencana tentu akan segera menimpa dirinya.

Menurut cerita itu juga, setiap pemiliknya akan mengalami kematian yang tragis, tanpa terkecuali.

Di dunia Kang-ouw, banyak beredar cerita dongeng yang berhubungan dengan Bik-giok-je. Ada yang lebih mirip mitos, penuh takhyul dan khayalan belaka. Tapi kisah kita ini juga bukanlah cerita tentang Bik-giok-je.

Kisah yang akan kita ceritakan sekarang adalah tentang Bik-giok-cu.

Apakah Bik-giok-cu itu? Apakah seorang manusia? Sejenis senjata? Sejenis pusaka? Atau semacam obat yang mujarab?

DOWNLOAD E-book

Read Full Post »

Karya: Khu Lung

Disadur : Liang  Y L / Adhi

Penerbit: SeeYan TjinDjin

Dahulu di jaman penuh kekerasan, jaman ketika tidak ada rasa aman; di dunia persilatan tiba-tiba muncul suatu senjata yang di sebut Hui To atau Pisau Terbang. Tidak ada yang tahu bagaimana bentuk dan modelnya, juga tidak ada orang yang bisa melukiskan kecepatan dan kekuatannya.

Dalam hati setiap orang, senjata ini dianggap sebagai senjata yang bisa melenyapkan kejahatan dan penindasan, sekaligus menjadi lambang kebenaran dan kehormatan. Kekuatannya sangat besar dan berwibawa; bila dia sudah beraksi, tidak satu pun musuh bisa menghalangi segala sepak terjangnya.

Kemudian setelah kekacauan mulai mereda, pisau terbang ini seperti ikut menghilang, seperti gelombang laut yang menghilang di samudera luas. Tapi siapa pun tahu, bila di dunia persilatan terjadi kekacauan kembali, pisau terbang ini akan segera muncul kembali; dia akan membawa kepercayaan dan harapan kepada setiap umat manusia. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

DOWNLOAD  E-book


Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.