Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Gan KL / Gan KH’ Category

 Karya: Chin Tung  /  Disadur : Gan KH

BadikBuntung

Awalnya hendak meminta Badik Buntung, senjata peninggalan dari orang tuanya yang sudah meninggal, membuat Hun Thian Hi menjadi musuh bersama  Rimba Persilatan.

Tanpa sengaja menerima sebuah ilmu sesat dari seorang tokoh Iblis membuatnya menjadi target dari tokohpersilatan yang mendendam kepada pemberi ilmu itu. Perseteruannya dengan Bu Bing Loni seorang tokoh sakti dan ditakuti saat itu yang selalu mengendarai burung dewata,  membuat Hun Thian Hi harus melarikan diri dan bersembunyi untuk melatih ilmu pedang yang sakti.

Atas Anjuran seorang tokoh sakti Hun Thian Hi akhirnya menyembunyikan dirinya di Thian Bi Kok sebuah negara asing yang terpencil dari tanah Tionggoan, dalam usaha penyamarannya ia bekerja sebagai Guru Mengajar dari anak seorang Jendral sampai akhirnya menjadi dipercaya menjadi Komandan Penjaga Istana (Gim Li Kun).

Perjalanan asmaranya yang melibatkan banyak gadis cantik sampai putri Raja pun pernah dialaminya….. Akhirnya penyamarannya terbuka membuat Hun Thian Hi harus meningalkan Kerajaan tersebut dan kembali mengelana ke dataran tionggoan, membalas dendam kematian orang tuanya dan membuka misteri dari badik Buntung tersebut.

Read Full Post »

Siao Go Kangow

Karya: Chin Yung / Disadur: Gan KL

images (1)
Pendekar Hina Kelana mengisahkan pertarungan antara perguruan yang katanya aliran lurus yang diwakili oleh Wu Yue Jian Pai (Persatuan Lima Gunung Perguruan Pedang) yang terdiri dari Song Shan, Tay Shan, Hen Shan, Hua Shan dan Heng Shan dengan aliran sesat yang diketuai oleh Dong Fang Bu Bai yang berubah menjadi wanita jadi-jadian cuma hanya untuk mempelajari ilmu silat tinggi.

Para aliran lurus tidak segan-segan untuk membunuh anggotanya jika ada yang berhubungan dengan aliran sesat. Tetapi benarkah yang lurus itu lurus dan yang sesat itu sesat? Demi mencapai tujuan, orang-orang dari aliran lurus juga tak segan menghalalkan segala cara, diantara ketuanya juga punya intrik masing-masing untuk menjadi pemimpin aliran lurus.
Tokoh utama cerita ini adalah Linghu Chong salah satu murid utama dari perguruan Hua Shan, setelah patah hati dari adik seperguruannya, malah menjalin hubungan asmara dengan gadis suci aliran sesat, berteman dengan seorang pemerkosa wanita Tian Bo Guang tetapi malah mewarisi ilmu pedang yang tak terkalahkan Dugu Jiu Jian.

Dalam petualangannya ternyata Linghu Chong yang dikhianati oleh orang -orang terdekatnya.
Upaya Linghu Chong untuk memberi perdamaian pada dunia persilatan amatlah sulit, intrik, pengkhianatan, penghormatan terhadap bekas gurunya, menjadikan semuanya berliku-liku namun tetap mengasyikkan untuk dinikmati.

Cerita ini sangat populer dan sering diangkat ke layar film, dalam versi layar lebar dengan judul Swordman 2 yang perankan oleh Jet Li.

Read Full Post »

Soh Sim Kiam

 Karya : Chin Yung / Disadur : Gan KL
Soh Sin Kiam 8

Berkisah tentang Tik
Hun, seorang pemuda desa yang hidup tenang bersama gurunya, Jik Tiang-hoat, dan putri gurunya, Jik Hong. Pada awal cerita mereka diundang untuk menghadiri perayaan ulang tahun kakak seperguruan Jik Tiang-hoat, dan di sanalah semua permasalahan dimulai.

Novel ini tidak terlalu panjang, hanya 11 jilid dengan total 532 halaman, dan karenanya tidak banyak petualangan yang dialami Tik Hun. Hanya ada dua konflik besar di dalam cerita ini yang, tidak seperti plot rumit dalam trilogi Chin Yung, nyaris tidak berhubungan satu sama lain, setiap konflik punya tokoh jahat dan tokoh wanitanya masing-masing. Hampir terasa seperti membaca dua cerita. Aneh.

Konflik pertama terkait dengan judul buku ini, nama sebuah ilmu pedang yang diperebutkan oleh Jik Tiang-hoat dan kedua saudara seperguruannya. Ilmu ini unik karena nama-nama jurusnya didasarkan pada baris-baris puisi. Sayangnya, aku tak tahu apa-apa tentang puisi Cina. Andaikan tahu, tentunya lebih bisa menikmati. Di antara semua puisi yang disebut, hanya satu yang kukenal karena di milis tjersil pernah dibicarakan, termasuk oleh suami.

Rindu d’Hening Malam (Li Bai)
Cahaya rembulan depan pagar perigi
Sudahkah embun beku, menutupi bumi
Dongakkan kepala, rupanya terang bulan
Waktu menunduk, terkenang kampung halaman

Selain ilmu pedang, ternyata Soh-sim-kiam juga menyimpan suatu rahasia lain, sehingga orang lain di dunia persilatan turut mengincar kitab silat tersebut, beserta kunci teorinya.

Hiat-to-bun
Konflik kedua adalah keterlibatan Tik Hun dengan Hiat-to-bun (Perkumpulan Golok Berdarah) yang jahat, yang menimbulkan kesalahpahaman sehingga para pesilat menyangkanya orang jahat juga.

Aku membaca bagian ini dengan dua perasaan bercampur. Pertama, sebal karena situasinya sedemikian rupa sehingga Tik Hun tak mampu berbuat apa-apa untuk menyangkal tuduhan ataupun meluruskan kesalahpahaman. Kedua, sedikit kagum karena aku teringat pada cersil karangan sendiri yang memiliki konflik serupa (tokoh utamanya disangka jahat), tetapi kesalahpahaman kubuat tidak sehebat yang disusun Chin Yung, hehe.

Kesan
Secara keseluruhan, buku ini lumayan juga, ada bagian yang hambar, tetapi ada juga bagian yang menarik..

Dari sisi ilmu silat, agak menyebalkan bahwa selama setengah cerita ilmu Tik Hun tidak berkembang, bahkan sampai harus menuruti orang jahat untuk bertahan hidup. Saat dia sudah lebih lihai pun, ilmunya tidak terlalu dimanfaatkan dengan seru, huh-huh.

Dari sisi cerita, dalam paruh novel pertama, satu-satunya bagian yang kusuka hanyalah cerita Ting Tian tentang kisah cintanya dengan Leng Siocia. Sangat menyentuh bahwa pada bulan-bulan pertama mereka hanya berinteraksi melalui bunga yang ditaruh Leng Siocia di balkon.

Di tengah-tengah cerita, di jurang bersalju saat tinggal empat orang yang tersisa (Tik Hun, Hiat-to Lo-co, Hoa Tiat-kan, dan Cui Sing) dan tidak bisa ditebak bagaimana keadaan akan bergulir, barulah cerita terasa seru, dan terus berlanjut sampai akhir buku, yang membuatku terjaga sampai jam dua malam untuk menamatkannya. (source; http://femmy.multiply.com/)

Read Full Post »

Karya: Tidak diketahui  /  Disadur: Gan KH

tugas-rahasia-gan-kh
Kim Hou Po (Benteng Macan Emas) adalah sebuah benteng paling misterius di Bu Lim. Penjahat besar, tokoh persilatan yang sudah kepet dikejar musuhnya pasti akan ke benteng ini untuk berlindung. Cuma selama ini belum ada satu orangpun yang bisa keluar dari benteng ini karena pemilik dari benteng tersebut pasti seorang yg sangat sakti dan misterius.

Dengan bermodalkan ilmu merubah wajahnya yang dipelajari dari sebuah perguruan sesat, Cia Ing Kiat berani memasuki benteng misterius tersebut dengan suatu Tugas Rahasia, dan bahkan bisa berhasil kabur dari benteng menakutkan itu. Pengejaran yang dilakukan oleh orang-orang dari benteng tersebut membuat Cia Ing Kiat harus menyamar untuk bisa menghindarkan dirinya dari kejaran orang.

Apa sebenarnya misteri dari Benteng tersebut, dan mengapa 2 orang tokoh sakti merendahkan dirinya datang melamar Cia Ing Kiat didepan ayahnya untuk dikawinkan dengan seseoran gadis misterius putri pemilik Hiat Lui Kong yang katanya sangat mengenal diri pemuda tersebut? Berhasilkah rencana Pemilik Hiat Lui Kong untuk menghancurkan Benteng Kim Hou Po?

Komentar saya : Ini sebuah cerita yang agak aneh, kenapa? Karena akhir dari cerita ini sangat berbeda dengan kita membaca cersil karya penulis lain, dimana tokoh utamanya ilmunya sangat cetek dan kadang-kadang bersifat licik dan penakut. Kadang-kadang saya bertanya apa benar Cia Ing Kiat adalah tokoh utama kita ini?……Dibalik semuanya itu cerita ini masih menarik untuk dibaca.

Read Full Post »

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KH

 

Hong Lui Bun
Cerita ini berkisah tentang suka duka Liok Kiam Ping dalam membangun kembali perguruan Hong Lui Bun. Berbagai kejadian demi kejadian ia alami untuk mengembangkan dan mempertahankan Hong Lui Bun dari serangan musuh musuhnya.

Kisah ini bermula dari seorang anak yang diasuh didalam perkampungan Kui Hun Ceng yang diperlakukan semena-mena oleh Thi Tian Bin yang menggantikan Ji Cengcu sejak Ji Cengcu tiba – tiba menghilang tanpa tahu rimbanya.

Karena diperlakukan dengan buruk akhirnya ia melarikan diri berkelana seorang diri, berbagai macam pekerjaan ia lakukan untuk mendapatkan sesuap nasi, hinaan, cercaan selalu menjadi makanannya. Kehidupannya berubah semenjak ia tanpa sengaja menolong seseorang misterius yang sedang terluka parah yang ternyata adalah murid perguruan Hong Lui Bun.

Tanpa diketahuinya ternyata batu giok yang selama ini ada padanya ternyata adalah Hiat Liong Ling (Tanda Kebesaran Partai) yang menjadi pegangan seorang Ciangbunjin (ketua partai). Tugas yang diembannya selain mencari balas atas dendam orang tuanya adalah mengambil kembali pusaka Hong Lui Bun Wi Liong Pit Kip yang sudah lama hilang dan mengambil kembali tiga batang pedang pusaka yang adal dalam lembah Te Sat kok, membalas denda kematian Cosu Hong Lui Bun terdahulu yang dikeroyok Tok-sin, Ham-sim-leng-mo, Hwe-hun-cun-cia, Go-hucu, Khong-tong-Koay-kiam dan Lo-husinkun diagulkan sebagai Liok-toa-thian-cu (enam saka penunjang langit).

Tugas yang harus dipikulnya tidak mudah tetapi seiring dengan keberuntungannya mendapatkan penemuan-demi penemuan yang aneh membuat ia perlahan tapi pasti menjadi seorang yang sakti. Mulai dari mendapatkan saluran tnaga dalam dari beberapa orang tokoh sakti, terkuaknya rahasia Hiat Liong Ling atau Hiat-liong-po-giok (batu jade darah naga) yang menyimpan rahasia sebuah tempat yang diberi nama Ngo-tok-seng-te (tempat suci panca bisa) yang berisi sebuah ilmu mujijat dan barng-barang aneh lainnya.

Memang setelah saya membacanya cerita ini agak sedikit unik dan berbeda dari cerita biasanya walaupun sekilas tidak dapat dirasakan kecuali kalau kita sudah membaca semua kisah karya Khu Lung.  Seluruh kisah ini mengisahkan sepak terjang Liok Kiam Ping dalam membangun Hong Lui Bun dengan para anak buahnya yang sakti-sakti. Kisah asmara tidak terlalu ditekankan dalam cerita ini. Walaupun begitu cerita ini sangat bagus untuk dilewatkan begitu saja.

Read Full Post »

Thian Liong Pat Pou

Karya: Chin Yung  /  Disadur: Gan KL

Buku silat antik Gan KL Pendekar Negeri Tayli 2

Pendekar Negeri Tayli merupakan sebuah karya cerita silat berkualitas tinggi yang sangat menunjukkan pengetahuan Jin Yong yang luas dan mendalam.

Sebelum Pendekar Negeri Tayli, Jin Yong menggunakan Konfusianisme menjelaskan ilmu silat. Mulai dari Chen Jialuo, Sin Tjie, hingga Kwee Ceng, Boe Kie, baik secara inisiatif atau pasif, memiliki perasaan mengabdi pada negara. Penulis menggunakan tokoh Kwee Ceng yang cinta tanah air untuk menunjukkan sudut pandang penulis sendiri. Hingga pada Pendekar Negeri Tayli dipublikasikan, Jing Yong menggunakan “belas kasih” Buddhisme mencerahkan pembacanya, hal ini menambahkan maksud filosofi dan pemikiran mendalam pada cerita silat.

Pada Pendekar Negeri Tayli ada 3 tokoh utama yaitu Duan Yu, Qiao Feng, dan Xu Zhu. Yang satu pangeran, yang satu pahlawan, yang satu biksu. Identitas 3 orang ini tidak sama, pengalamannya tidak sama, sifatnya tidak sama tetapi muncul pada panggung yang sama, digabungkan dengan baik, saling kontras, menambah perbedaannya, juga mengalir dengan lancar. Teknik struktur dan penggambaran tokoh semacam ini menciptakan teknik narasi baru pada cerita silat.

Pendekar Negeri Tayli adalah sebuah cerita komedi-tragedi yang berhasil.

Ada tragedi tetapi komedi:

Wanita yang dicintai Duan Yu ternyata adalah adiknya, tetapi ibunya Dao Baifeng mengatakan ayah kandungnya adalah Duan Yanqing dan bukan Duan Zhengchun.

Xu Zhu mengalami banyak penderitaan, tetapi tidak sengaja mampu menemukan rahasia permainan catur.

Xiao Yuanshan dan Murong Bo bermusuhan selama bertahun-tahun, saling bertempur, mendapatkan petunjuk biksu tak bernama, kemudian hidup kembali, dan menjadi pengikut Buddha.

Jiu Mozhi mengejar kekuasaan, memperoleh penderitaan, kemudian mendapat pencerahan, dalam sumur berlumpur menjadi pengikut Buddha.

Duan Yanqing dari kaisar jadi pengemis, ketika akan membunuh Duan Yu, ternyata Duan Yu adalah anak kandungnya.

Ada yang komedi tetapi tragedi:

Qiao Feng adalah Ketua Kaypang, posisi yang hebat! Kemudian mengetahui kondisi sebenarnya, dipermalukan orang-orang, tidak sengaja melukai kekasihnya A Zhu.

Duan Zhengchun menyebar cinta di sana-sini, tidak terduga istrinya sendiri Dao Baifeng, yang marah dan cemburu, berselingkuh, anaknya sendiri ternyata adalah hasil hubungan istrinya dengan orang lain.

Bahasa Wu milik A Bi sangat menyentuh, dengan A Zhu mempermainkan biksu jahat, akhirnya sambil bercucuran mata menemani Tuan Murong yang sudah menjadi gila.

Murong Fu ingin menjadi raja, juga ada Wang Yuyan, wanita cantik yang memujanya, kemudian menjadi gila, akhirnya mengunakan mahkota kertas disembah anak-anak dan berkhayal menjadi raja.

Jadi bisa dilihat, Pendekar Negeri Tayli menulis silat (wu), menulis pendekar (xia), menulis orang (ren), menulis cinta (qing), sangat luar biasa. Membaca cerita silat tidak membaca Pendekar Negeri Tayli, benar-benar penyesalan besar.

Pendekar Negeri Tayli masih ada hal indahnya: Duang Yanqing karena mendapat penghinaan, selalu melawan Duan Yu, selalu ingin membunuh Duan Yu, ketika keinginannya akan tercapai, baru mengetahui orang yang ingin dilukainya ternyata adalah anaknya sendiri, filsafat semacam ini bukankah harus dipertimbangkan?

Kekurangan cerita ini, judul asli Tian Long Ba Bu (8 Naga Langit) menunjukkan 8 tokoh yang mana? Penulis tidak menjelaskannya. Ini yang pertama. Yang kedua, Pendekar Negeri Tayli tokoh paling menariknya adalah Duan Zhengchun, dan merebut banyak adegan Duan Yu, jadi tokoh tambahannya melebihi tokoh utamanya. Yang ketiga, cerita Pendekar Negeri Tayli berkembang, tetapi cabang ceritanya terlalu banyak, dan agak sedikit longgar. 3 hal ini walaupun hal kecil, tetapi sudah menempatkan cerita ini di bawah Hina Kelana. (sumber http://bukusilat.wordpress.com)

Read Full Post »

Imbauan Pendekar

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KL

Renjana Pendekar

Ji Pwee Giok menyaksikan ayahnya yang sudah mengasingkan diri dari dunia persilatan meninggal dibunuh orang, kemudian ayahnya hidup lagi,paman-pamannya yang sudah matipun bisa hidup lagi. Menyaksikan adanya keganjilan atas peristiwa tersebut ia melarikan diri dan bersembunyi menghindari kejaran dari suatu kekuatan besar yang misterius, bersembunyi disebuah perkampungan yang aneh sampai ia harus mengoperasi wajahnya dan namanya pun diganti.

Walaupun belum diketahui pasti siapa yang menjadi pengarangnya, ceritanya sangat enak bagus untuk dibaca.

Read Full Post »

Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.